If I had time machine. What would I do ?
Since, this is holiday season and My class have been over for tnis year so I have so much time to write. what would be the first, I mean several things that u would do If u had a time machine and u can travel back in time ??. I know, it sounds impossible rite but if it happened to me, I would like to do several things and it has happened in the past. and I'll write it down in Bahasa Indonesia cos I got the feeling when I write in Bahasa Indonesia hehe
1. Kembali ke masa Ayahku tidak kena "stroke" andaikan lebih cepat di tangani penyakit ini sehingga dia tidak kena stroke seperti saat ini. memang pada saat si ayah berlayar di arab dia sidah pernah kena tapi syukurlah dapat di tangani segera dan hanya stroke ringan sehingga kami tidak begitu khawatir dan pada saat di malaysia juga begitu, Tapi hal yang paling aku syukuri dia kena stroke berat ini pada saat di darat bukan di laut.
Aku sudah sangat merindukan suara ayahku, bagaimana cara dia memanggilku, menasihatiku dan semuanya. meskipun kami sudah terbiasa tidak bersama dengannya krn urusan pekerjaan tetapi ketika dia kembali ke rumah, itu adalah suatu perasaan yang paling bahagia di hidupku, jika dia datang ke rumah aku langsung bisa mencium aroma parfurm ayahku dan aku langsung mencarinya hehe. Dulu aku berdoa supaya dia bisa seminggu di rumah dan berlama - lama dengan kami. dan Tuhan menjawab doaku tapi dengan cara berbeda. dia mengijinkan Ayahku untuk bisa lebih lama dengan kami dengan cara di ijinkannya penyakit "stroke" menimpa dia. Jika saat itu ayahku tidak keras kepala dan mendengarkan bunda mungkin kami bisa mengatisipasi akan penyakitnya.
2. Kembali ke masa ketika "Abangku ada di dunia ini :'(. ini merupakan salah satu hal yang ingin ku lakukan tapi tidak mungkin. seandainya kau hadir di dunia ini, mungkin aku tidak akan hadir di dunia ini. aku sangat ingin melihat wajahnya secara langsung walau 5 detik. namanya "Hendra bangnitua" kalo ga salah yah hehe kata orang2 sih dia adalah sosok yang tampan mungkin kalo sekarang dia sudah besar sudah banyak pacarnya haha. tapi apa daya kehendak Tuhan berbeda, aku hanya bisa melihatnya dari foto :'( . Dia meninggal karena sakit panas tinggi, aku bingung sih kenapa bisa meninggal walaupun cuma panas, mungkin karena dia masih bayi :). Mungkin aku akan bertemu dia di surga kelak, I love u my brother. I wouldnt come to this world without you.
3. Kembali dimana aku akan memaksa bunda agar aku mengambil jurusan psikologi berkuliah di medan dan bukan bahasa inggris berkuliah di bandung. karena sesungguhnya jurusan ini membebaniku sangat !!! dengan skill yg pas pas an aku harus memasuki dunia yang bahkan tidak terbersit di pikiranku huft. dulu saat SMA aku sudah bermimpi akan kuliah di medan dan ambil jurusan psikologi tetapi semuanya sirna dalam waktu semalam. Tiba2 saat aku pulang dari acara perpisahan sekolah bundaku langsung berkata bahwa besok pergi urus KTP dan mulai packin2 barang karena bunda sudah membeli tiket ke bandung. Whaattt ? Bandung ??? HA, kok bisa sih mom tanpa bilang2 dulu. sumpa pada saat itu aku kesaaalll dengan bundaku dan mau gimana lagi sudah di beli dan aku harus bersiap2 ke bandung karena emang kk ku yg pertama kuliah di bandung jadi bunda ku setuju aku disana di banding di medan. jadi itulah asal- usul aku kuliah di bandung. dan kenapa bisa berkuliah di UNAI ?? hmm panjang cerita haha
4. kembali ke masa aku lebih memilih kuliah di Maranatha bukan UNAI. hmm jika mengingat kenapa aku lebih memilih UNAI sungguh lucu. karena satu yaitu Indah haha. Pertama kali ke UNAI aku langsung takjub dan terkesima dengan keindahan taman- taman, bunga - bunga, udaranya, pemandangannya semuanyaa dehh sampe akhirnya aku memlih UNAI hehe. pas di saat mama ku kenapa milih UNAI daripada Maranatha aku hanya bilang kalau di UNAI ada asramanya jadi mamaku pun setuju dengan itu. dan ternyata aku memasuki tempat yang aku ga pernah dengar sama sekali dimana rata2 mereka beragama advent. sejujurnya aku baru mendengar advent sejak kuliah di situ dan itu berbeda dengan agama yg yakini sekarang. jika mengingat awal2 aku masuk, aku suka nangis setiap malam, bukan karena ga ada teman, aku bersyukur bisa dapat teman di sana tapi yang membuatku menangis karena mereka suka memojokkan ku, memaksaku di baptis, dan menasihatiku sampai bikin aku sakit hati pokoknya aku selalu nangis dan berdoa terus sama Tuhan. mungkin di depan mereka aku selalu tertawa tapi kalau malam aku selalu kepikiran dan menangis. kenapa mereka selalu menjelekkan agama ku padahal aku ada di situ, se akan2 aku ini ga ada. rasanya aku pingin minta pindah tapi aku kasihan dengan orang tua ku :'( demi mereka aku bertahan, gpp aku sakit hati tapi aku kesini untuk nuntut ilmu bukan yang lain dan itulah selalu kekuatanku setiap hari. tapi untungnya berjalan dengan seiring waktu mereka mulai menghargaiku dan segala keputusanku :").
5. Jika yg sebelumnya mengenai masa lalu kali ini aku ingin melihat masa depan. Aku ingin melihat kehidupanku 10 tahun ke depan, siapakah pendampingku ? apakah aku sudah berhasil mewujudkan sebagian dari cita2 ku ? bagaimana keadaan keluarga, sahabat dan org2 yg ku sayangi ? dan semuanya hehe
I know it was impossible but I just wanna share what I was dreaming of. If u didnt like bout my story that was ur problem not me wkwkw. but honestly, every words that I write are pure from the deepest of my heart.
1. Kembali ke masa Ayahku tidak kena "stroke" andaikan lebih cepat di tangani penyakit ini sehingga dia tidak kena stroke seperti saat ini. memang pada saat si ayah berlayar di arab dia sidah pernah kena tapi syukurlah dapat di tangani segera dan hanya stroke ringan sehingga kami tidak begitu khawatir dan pada saat di malaysia juga begitu, Tapi hal yang paling aku syukuri dia kena stroke berat ini pada saat di darat bukan di laut.
Aku sudah sangat merindukan suara ayahku, bagaimana cara dia memanggilku, menasihatiku dan semuanya. meskipun kami sudah terbiasa tidak bersama dengannya krn urusan pekerjaan tetapi ketika dia kembali ke rumah, itu adalah suatu perasaan yang paling bahagia di hidupku, jika dia datang ke rumah aku langsung bisa mencium aroma parfurm ayahku dan aku langsung mencarinya hehe. Dulu aku berdoa supaya dia bisa seminggu di rumah dan berlama - lama dengan kami. dan Tuhan menjawab doaku tapi dengan cara berbeda. dia mengijinkan Ayahku untuk bisa lebih lama dengan kami dengan cara di ijinkannya penyakit "stroke" menimpa dia. Jika saat itu ayahku tidak keras kepala dan mendengarkan bunda mungkin kami bisa mengatisipasi akan penyakitnya.
2. Kembali ke masa ketika "Abangku ada di dunia ini :'(. ini merupakan salah satu hal yang ingin ku lakukan tapi tidak mungkin. seandainya kau hadir di dunia ini, mungkin aku tidak akan hadir di dunia ini. aku sangat ingin melihat wajahnya secara langsung walau 5 detik. namanya "Hendra bangnitua" kalo ga salah yah hehe kata orang2 sih dia adalah sosok yang tampan mungkin kalo sekarang dia sudah besar sudah banyak pacarnya haha. tapi apa daya kehendak Tuhan berbeda, aku hanya bisa melihatnya dari foto :'( . Dia meninggal karena sakit panas tinggi, aku bingung sih kenapa bisa meninggal walaupun cuma panas, mungkin karena dia masih bayi :). Mungkin aku akan bertemu dia di surga kelak, I love u my brother. I wouldnt come to this world without you.
3. Kembali dimana aku akan memaksa bunda agar aku mengambil jurusan psikologi berkuliah di medan dan bukan bahasa inggris berkuliah di bandung. karena sesungguhnya jurusan ini membebaniku sangat !!! dengan skill yg pas pas an aku harus memasuki dunia yang bahkan tidak terbersit di pikiranku huft. dulu saat SMA aku sudah bermimpi akan kuliah di medan dan ambil jurusan psikologi tetapi semuanya sirna dalam waktu semalam. Tiba2 saat aku pulang dari acara perpisahan sekolah bundaku langsung berkata bahwa besok pergi urus KTP dan mulai packin2 barang karena bunda sudah membeli tiket ke bandung. Whaattt ? Bandung ??? HA, kok bisa sih mom tanpa bilang2 dulu. sumpa pada saat itu aku kesaaalll dengan bundaku dan mau gimana lagi sudah di beli dan aku harus bersiap2 ke bandung karena emang kk ku yg pertama kuliah di bandung jadi bunda ku setuju aku disana di banding di medan. jadi itulah asal- usul aku kuliah di bandung. dan kenapa bisa berkuliah di UNAI ?? hmm panjang cerita haha
4. kembali ke masa aku lebih memilih kuliah di Maranatha bukan UNAI. hmm jika mengingat kenapa aku lebih memilih UNAI sungguh lucu. karena satu yaitu Indah haha. Pertama kali ke UNAI aku langsung takjub dan terkesima dengan keindahan taman- taman, bunga - bunga, udaranya, pemandangannya semuanyaa dehh sampe akhirnya aku memlih UNAI hehe. pas di saat mama ku kenapa milih UNAI daripada Maranatha aku hanya bilang kalau di UNAI ada asramanya jadi mamaku pun setuju dengan itu. dan ternyata aku memasuki tempat yang aku ga pernah dengar sama sekali dimana rata2 mereka beragama advent. sejujurnya aku baru mendengar advent sejak kuliah di situ dan itu berbeda dengan agama yg yakini sekarang. jika mengingat awal2 aku masuk, aku suka nangis setiap malam, bukan karena ga ada teman, aku bersyukur bisa dapat teman di sana tapi yang membuatku menangis karena mereka suka memojokkan ku, memaksaku di baptis, dan menasihatiku sampai bikin aku sakit hati pokoknya aku selalu nangis dan berdoa terus sama Tuhan. mungkin di depan mereka aku selalu tertawa tapi kalau malam aku selalu kepikiran dan menangis. kenapa mereka selalu menjelekkan agama ku padahal aku ada di situ, se akan2 aku ini ga ada. rasanya aku pingin minta pindah tapi aku kasihan dengan orang tua ku :'( demi mereka aku bertahan, gpp aku sakit hati tapi aku kesini untuk nuntut ilmu bukan yang lain dan itulah selalu kekuatanku setiap hari. tapi untungnya berjalan dengan seiring waktu mereka mulai menghargaiku dan segala keputusanku :").
5. Jika yg sebelumnya mengenai masa lalu kali ini aku ingin melihat masa depan. Aku ingin melihat kehidupanku 10 tahun ke depan, siapakah pendampingku ? apakah aku sudah berhasil mewujudkan sebagian dari cita2 ku ? bagaimana keadaan keluarga, sahabat dan org2 yg ku sayangi ? dan semuanya hehe
I know it was impossible but I just wanna share what I was dreaming of. If u didnt like bout my story that was ur problem not me wkwkw. but honestly, every words that I write are pure from the deepest of my heart.



Comments
Post a Comment